Love You too Mom

untuk kesekian kalinya homesick melanda, secara sebagai anak rantau, aku uda ga pulang kerumah dalam waktu setahun. cukup lama kan yaaaa. pengen pulang ke rumah ngeliat keluarga tercinta. yang pasti kangen orang tua kangen adik kangen nenek kangen semuanyaaaaa. aaahh ga sabar untuk bulan juli rencananya mau balik ke rumah pas puasa dan lebaran sebelum wisudaan hehe. pengennya sih uda dapet kerja dulu baru pulang ke rumah. tapi Allahuallam lha semoga apa yang diinginkan terwujud Aamiin :)

ceritanyaa ne yaa aku bener-bener lagii kangen banget kan samaa orang rumah. abis magrib langsung ngecheck fb eh taunya my mom ngepost foto gitu dan kata-kata di foto itu make a teardrops aargghhh. ya iyalah gimana ga nangis kata2nya tu kaya gini (numpang eksis bentar yaa heheh)


tuuh bacaannyaa "My Sweet Heart forever I love You so much my beloved children "
seriuusss terharuuu deh :')

aku tuh bukan seseorang yang mudah menyatakan rasa sayang kepada orang tuaku. ya aku mikirnya ga mesti diucapkan tapi ya dengan perbuatan aja. berbakti sama mereka dan menghormati mereka. turunkan egomu sebagai anak. yaaa gituu laaaah pokoknyaa. speechless deh pokonya mah I love you too forever mom. bersyukur banget diberikan keluarga seperti kalian. semogaa suatu saat nanti aku bisa mewujudkan keinginan-keinginan orang tuaku yang belum tercapai. nantii yaa tunggu aku rini sukses hehe Aamiin 



ceritanyaa lagii curhaat ne

malam ini gatau kenapa ya tiba-tiba keingat sama blog satuu ini. udah lama banget ga disinggahin -__-
kalau ga salah terakhir buka ini blog pas aku semester 4 nah sekarang udaa semester 8 ajaaa haha ga terasa makin segala-galanyaa lhaa ~,~. oh iya sekarang ownernya lagi tahap nyusun skripsi loh doain yaa yaa. seminarnya uda lewaat dan sangaat bersyukur dengan hasilnya meskipun banyaak yg direvisi. abis seminaar kan sidang tu, seriuss godaannya ternyata makin beraat kalau dibandingkan pas sebelum seminar. tau ga godaan terberatnyaa. itu loohh yg paling sering nempel sama kebanyakan oraang. itu loh yang namanyaa "MALAAAASSS". asellii deh malees banget mau buat bab 4 bab 5 nya. sebenarnya sih karena masih ngambang dan belum jelas hasil analisisnya. tapi ya namanya malas tetap malas gaada alasan laiin yang bisa dijadikan alasan yg benar ya itu tetap malaas, sesuatu yang buruk!!!. ya tapi tetap berharap semoga analisisnya uda jelass dan benaar. 

nambah pake suasana galaau gara-gara homesick lagii. ditambah lagi kegalauan yang ga penting. huss huss pergii duluu. apasih ganggu-ganggu ga penting bangeet. (sorry lagi error). perlu diuji normalitas errornyaa gaak haha gilaa (gaya statistik banget euy preetttt). 

oh iyaa mau curhat jugaa ne biar longgar dikit 
aku setuju banget sama quote ini dari page darwis tere liye

"Perasaan itu tidak sesederhana satu tambah satu sama dengan dua. Bahkan ketika perasaan itu sudah jelas bagai bintang di langit, gemerlap indah tak terkira, tetap saja dia bukan rumus matematika. Perasaan adalah perasaan, meski secuil, walau setitik hitam di tengah lapangan putih luas, dia bisa membuat seluruh tubuh jadi sakit, kehilangan selera makan, kehilangan semangat. Hebat sekali benda bernama perasaan itu."

*Tere Liye, novel "Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah"

nah naah ituu tuu sebeeel -_____-
kenapa sih gabisa ngontrol tu benda. kalau udaa dibuka dikit udah deh susaah ditutupnyaa makanyaa jangan berani bukaa yaa kalau belum waktunyaa. 

tapi aku udaa belajaar ikhlaas (melepaskan sesuatu yang menurut Dia belum penting, tapi buatku penting) udaah ikhlaaass kok Alhamdulillah udaah lamaa. berharap jalan yang kulalui dimudahkan dan tidak dipersulit. dan setelah itu emang aku merasa langkahku lebih dipermudah. 


hahahah yang baca postingan ini pasti bingung2 sendiri deh :D


udaah ah ngantuk 

yah gitu lah !

wewwwwwwwwww ...


udah lama ga nulis di blog. sebenarnya sih bingung mau nulis apa. soalnya aku orang yang tidak memiliki kreativitas yang tinggi haha ( terlalu jujur ). tapi gapapa namanya usaha yah. makanya sengaja buat blog ini biar bisa agak KREATIF dikit lha. tapi bukan jadi kreak dan primitif yah -_____-  .... yang pasti tujuannya buat positif aja ... secara dari SD,SMP,SMA yang namanya pelajaran bahasa indonesia, kesenian, atau apalah yang mau meningkatkan kreativitas tuh aku tuh kurang nalar -__- ( maaf ibu/bapak guru -,-). bawannya males lha -,-. bete' lha, ini itu lha . yah lebih tepatnya lagi bisa dibilang kurang suka sama pelajarannya, lebih tepatnya lagi oneng  ( Oh No ! ) ... tuh kan sekarang gitu dampaknya. gak kreatif ! .

(ˇ_ˇ'!l)

tapi sekarang aku sadar bukan itu alasannya . alasannya yah mungkin karena salahku, dari awal uda aja men-sugestikan kalau pelajaran itu tuh pasti kaga enak buat dipelajari , jadi gara-gara hal itu terbentuklah suatu pemikiran bahwa pelajaran itu yah ga enak, selain itu ada faktor pemikiran dan sikap menurutku ( sesuatu) yang menurutku salahku ( yah 75% salahku, 25% salah faktor eksternal haha itu yang kupelajari ), selain itu yah belajar harus ikhlas dan sepenuh hati (eyaaak :D wekk ) padahal sih bagus aja tuh pelajarannya. mana ada coba ilmu ga bagus, ilmu itu mahal cuy. lihat aja noh uang kuliah .. mahal kan ? wewwww . semudah2nya ilmu yang bisa kita serap, jangan diremehkan ( ingat tu rin ! songong ). apalagi yang susah tuh -___- itu tuh ilmu. mencari ilmu itu berpahala lagi... yah begitulha sekiranya. 

(´_`)

yah .. you are what you think.


itu bener tuh .. semua dari sikap, sifat, fisik, perasaan, citra diri , percaya diri kita tuh sebenarnya berasal dari pemikiran kita. tidak ada orang yang gagal, yang ada tuh  hanya orang yang berpikir gagal. sebelum bertindak udah aja takut gagal -_______- ( bagaimana ini ! ). yah begitulah .. susah memang bagi sebagian individu untuk masang pemikiran supaya  seperti itu. salah satunya aku -,- . yah tapi tetap berusaha lha. kaga boleh nyerah .. kaga .. selama masih hidup yah ga boleh nyerah (asikasik :D ). selalu berusaha menjadi lebih baik. semangaaaatttt ahh ;D

oleh karena itu .........





udah dulu ahh .. keep smile ^^
heheh





┐(''┐) (┌'')┌


--------------------------- thank you ----------------------------

belum ada judul (part 1)

 Part 1 (Bintang dan Pelangi)



Hari ini seperti biasa aku duduk diluar  memandang bintang. Ntah kenapa aku suka sekali melihat bintang dan pelangi . Bintang, Melihat cahaya yang dipancarkannya, keindahannya, apalagi jika banyak bintang yang bertabur pada langit di malam itu. Ku ingin menjadi seperti bintang yang mampu memberikan cahaya disaat kegelapan menghampiri khusunya untuk keluargaku . sedangkan pelangi, warna beragam yang tampak  semakin menunjukan keindahan ciptaan tuhan dan keagunganNya . Bintang dan pelangi, kedua hal yang sangat bertolak belakang. Karena pelangi tak akan pernah muncul pada malam hari, begitu juga sebaliknya bintang , cahayanya hanya terpancarkan dikala malam, bukan dikala langit cerah. Tapi keduanya sama-sama memiliki keindahan yang luar biasa. Itu lah ciptaan Sang maha Pencipta . Maka selagi kau masih diberi kesempatan untuk  menghirup udara segar di tempat yang indah ini, perbanyaklah bersyukur  atas nikmatNya. Jangan terlalu sering mengeluh !

Tapi dimalam yang dingin ini sedikit ada yang berbeda , hanya sedikit bintang yang aku lihat mungkin karena langit mendung setelah hujan tadi sore. Padahal aku ingin setiap hari melihat keindahannya. Sebelum malaikat indah itu datang menghampiriku. Dan malam ini , aku keluar diam-diam bersembunyi dari ibu, ayah dan kakak yang sedang duduk di ruang tamu yang sedang asyik menikmati tontonan acara televisi , hanya untuk sekedar  duduk diluar teras rumah. Ntah kenapa hari ini aku tak patuh seperti biasa, ada bisikan kecil yang membuatku ingin melakukan ini. mungkin karena aku terlalu bosan malam ini. memandang langit malam ini mungkin bisa memperbaiki suasana hati, pikirku

Biasanya aku hanya diperbolehkan untuk keluar rumah atau hanya sekedar  melihat bintang saja jika ditemani seseorang. Ntah itu ayah, ibu , kakak, ataupun randi (tetanggaku). seseorang  yang juga sangat dekat denganku, mungkin bisa dibilang seorang sahabat yang kukenal sejak 5 tahun lalu, tepat ketika dia menjadi tetanggaku. Kami berdua seumuran dan saat itu aku dan dia berumur 11 tahun. Ketika itu kami akan duduk di  kelas 1 smp.  randi pindah rumah  dikarenakan ayahnya pindah dinas kerja ke kota di tempat aku tinggal . Kami daftar di sekolah yang sama. Pertama kali aku mengenalnya ketika aku sedang berlari mengejar kucing yang lewat di depan rumahku. Kucing yang bulunya bewarna coklat gold dan matanya bewarna biru, sungguh manis sekali pikirku . Karena aku tertarik, lalu aku  mengejar kucing itu sampai ke halaman rumah randi. Kucing itu langsung masuk ke teras rumah randi. Dan pada saat itu randi sedang duduk di teras ,menangkapnya , lalu  mengangkat kucing itu serta mengelus-elusnya. Ternyata kucing itu miliknya. Dia menatapku dan mengatakan :

" kamu mau memegangnya? Ini pegang saja  .. Dia memang suka berkeliaran ke rumah tetangga, pada 
  saat di rumah lama dia juga sering berkeliaran , harap dimaklumi .. haha "
 
 " hmm .. Iya tidak masalah,  aku ingin mengelus-elusnya seperti yang kamu lakukan tadi bolehkah? . Dia sepertinya sudah sangat akrab denganmu. " jawabku

" tentu saja ... Dia sangat dekat denganku karena aku sudah memeliharanya sejak 3 tahun yang lalu, namanya dino , hadiah ulang tahun dari orang tuaku. Untung saja dino jantan , jadi tidak hamil, tidak susah untuk mengurusnya  haha. Ini pegang saja  ." kata randi sambil tertawa, dia keliatannya memang senang bercanda. 

  " hmm ok .. Dino manis sekali yah? "  kataku sambil mengelus-elus bulu dino

Kemudian randi menjawabnya dengan candaan , " iya dong, manis seperti pemiliknya kan .. Hihih ^^ ."

" idiih .. kok mau sih disamain dengan kucing .. haha  " kubalas dengan candaan juga 

Kami berdua tertawa lepas. Sungguh menyenangkan bisa berkenalan dengan randi. Dia cerdas,  baik,ramah, dan lucu. Dan sejak saat itu kami sering bermain dan bercerita bersama. Selain itu keluargaku juga menyukai sosok randi. Bahkan ibu sering menitipkanku padanya ketika sedang tidak ada orang di rumah dan ibu sedang ada urusan yang penting dan mengharuskanku untuk tidak ikut sehingga menitipkanku di rumah randi. ibu sangat mempercayainya . Yah, begitulah keluarga randi juga menerimaku dengan hangat. senang sekali bisa memiliki tetangga seperti mereka.

~(‾‾~) (~‾‾)~ 
 
~(˘˘~) ~(˘˘)~ (~˘˘)~

Kembali ke cerita sebelumnya , keluargaku memang tidak mengizinkan aku untuk keluar rumah  sendiri  Karena mereka takut melepaskan aku sendirian. Mereka adalah orang-orang yang selalu menemani hari-hariku dan sangat mengkhawatirkan keadaanku.  Tidak hanya mereka, siapapun aku yakin pasti takut melepaskan aku sendirian,jika mengetahui dan  melihat kondisiku seperti ini . Uhh , padahal aku merasa aku mampu, aku bisa sendiri melakukannya, aku tak suka dikasihani . Aku adalah  zahra seorang perempuan kuat , dibalik kondisi fisik seperti ini. Yah itu lah panggilanku sehari hari , dari seorang yang bernama lengkap mutiara distia  azzahra . Seorang perempuan yang egois juga, karena menganggap dirinya kuat, sementara kenyataan tak seperti itu.   (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)\('́_'̀ )

meskipun Ibu sering mengatakan padaku " ibu tau kamu kuat nak, tapi ibu Cuma takut kamu kenapa napa ". Dari kata-kata itu saja sudah terlihat jelas kalau aku memang dianggap lemah.   memang sepertinya dunia menatapku seperti ini . Yah .. aku memang perempuan dengan banyak batas kekurangan. Apalagi semenjak 2 tahun lalu, setelah keluargaku tau kondisi tubuh ini yang salah satu organ yang penting sudah tak berfungsi dengan baik lagi. dan  menurutku seiring dengan berjalannya waktu, tidak hanya 1 organ yang memiliki nasib seperti itu , tetapi mungkin semua organ akan mengikuti jejak langkah yang sama dengan 1 organ itu,  hingga akhirnya semua organ tubuh ini tak berfungsi lagi dan lama kelamaan akan mati .

kematian , tempat tinggal kedua untuk mencapai SurgaNya .  suatu peristiwa yang mungkin paling ingin dijauhi oleh   sebagian orang bahkan hampir semua orang . Kalau bisa tak ingin berjumpa, tapi hal  itu tak mungkin . Padahal setelah mencapai itu, mungkin keadaan akan lebih baik . Apalagi  jika itu terjadi padaku, mungkin keadaan akan lebih baik, khususnya buat orang-orang yang aku sayang . Aku tak akan merasakan lagi rasa sakit yang sering kualami, tak akan ada tangisan dari orang-orang tersayang ,  tak akan ada orang yang merasa tersakiti atas keegoisanku, dan tak akan ada orang yang aku repotkan ketika penyakit itu datang menyerang .  






┐(''┐) (┌'')┌     

   --- to be continued ---

                                                                                                         ┐(''┐) (┌'')┌