waktu itu cepat sekali yah berputar, sekarang aja udah 19 tahun, haha .. cukup berumur ( belum tua .. wekk :p ) :D . udah hampir 19 tahun lebih hidup di dunia ini, dan gak tau berakhir sampai kapan . menjalani hidup sesuai dengan arus kehidupan yang membawaku. dan aku selalu berharap semoga aku selalu terbawa pada arus yang benar, yang membawaku ke arah yang lebih baik dari segi pemikiran, akhlak , serta tindakan dan tingkah laku. kehidupan itu dapat dimisalkan seperti saat seseorang ingin menyebrangi sebuah sungai yang arusnya deras. kalau tidak berhati-hati dan tidak punya alat pengaman / atau pegangan , bisa-bisa saja terbawa arus yang deras dan dapat menghanyutkannya bahkan bisa membunuhnya. dan sebaliknya jika seseorang itu berhati-hati serta memiliki alat pengaman / pegangan untuk menyelamatkan dirinya artinya dia memiliki persiapan , dan peluang seseorang itu untuk hidup lebih besar dari pada yang tidak punya persiapan. secara teoritis sih seperti itu , kalau ajal mah allahuallam .. hahhah :D. jadi " hidup itu keras, butuh modal/persiapan yang baik di dalamnya ".dan persiapan itu sebenarnya kita yang membentuknya tapi tuhan mempersiapkan fasilitator untuk membantu kita dalam membentuknya :)
ketika dilahirkan oleh seorang ibu, dan mulai menghirup oksigen di dunia ini, melihat cahaya dan beberapa wajah yang baru dikenal. dimulai dari sana lha proses persiapan itu dibentuk. pembelajaran kehidupan untuk persiapan hidup ini dimulai dari fase orang tua. dari orang tua kita belajar tentang kata-kata , gerakan tubuh, ekspresi wajah , norma, perilaku, agama / kepercayaan, prinsip , serta nilai luhur. jika orang tua tidak mempersiapkan anaknya dari awal, maka seorang anak tidak memenuhi persiapan awal. padahal persiapan awal ini yang paling penting , artinya sangat menentukan perilaku seorang anak kedepannya. maka beruntunglah jika seorang anak sudah memperoleh asupan jiwa yang baik seperti yang disebutkan diatas. artinya sudah ada bekal awal untuk mampu menjalani hidup yang keras ini . dan kita juga tau peranan orang tua itu memang sangat penting dalam membentuk watak dan pikiran seoerang anak
setelah itu, fasilitator selanjutnya yaitu berasal dari lingkungan sekitar. baik lingkungan keluarga, teman, masyarakat dll. dari sini lingkungan sekitar mempersiapkan mental kita ke arah yang lebih luas. fasilitator ini juga sangat berpengaruh untuk membentuk watak dan pikiran seorang anak. bergaul , bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain dan menangkap informasi yang berasal dari lingkungannya. dan lingkungan ini bisa membawa ke sifat positif atau negatif. dan kebanyakan , jika seseorang telah memperoleh asupan jiwa yang baik dari orang tua, maka di fase lingkungan ini , dia pasti mampu berjalan ke arah yang baik pula. tapi tidak tertutup kemungkinan jika seseorang yang tidak memperoleh asupan jiwa yang baik dari orang tuanya akan menuju ke arah positif. itu kembali pada diri masing-masing dan lingkungannya. jika dia mampu bertahan dan lingkungan yang diperolehnya juga baik maka kehidupannya juga akan menuju ke arah yang positif. selain itu media massa seperti televisi, majalah dan sebagainya juga bisa dikatakan sebagai fasilitator. oleh karena itu, menurutku memilih dan memilah itu perlu dalam pergaulan . berteman dengan siapa saja boleh, tapi tetap ada batasan.
untuk itu kehidupan yang keras, penuh persaingan semua harus punya modal awal. seperti kalau ingin membuka usaha seperti berdagang, semua pasti butuh modal yang cukup kan untuk membuka usahanya dan untuk bersaing dengan pengusaha lain. dan begitu juga sebuah kehidupan yang butuh modal awal sebagai pembentuk watak dan pikiran untuk menentukan kemana arus kehidupan ini akan membawa kita. apakah menuju ke arah positif kah atau negatif? , oleh karena itu persiapkan dirimu dengan nilai-nilai positif yang akan membawamu ke arah positif juga.
keep smile :)
untuk itu kehidupan yang keras, penuh persaingan semua harus punya modal awal. seperti kalau ingin membuka usaha seperti berdagang, semua pasti butuh modal yang cukup kan untuk membuka usahanya dan untuk bersaing dengan pengusaha lain. dan begitu juga sebuah kehidupan yang butuh modal awal sebagai pembentuk watak dan pikiran untuk menentukan kemana arus kehidupan ini akan membawa kita. apakah menuju ke arah positif kah atau negatif? , oleh karena itu persiapkan dirimu dengan nilai-nilai positif yang akan membawamu ke arah positif juga.
keep smile :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar